Showing posts with label Kegemaran. Show all posts
Bosan dengan makanan yang itu-itu aja, akhirnya gue dan tiga orang teman memutuskan makan malam di Hotel Aston Braga buat nyobain salah satu burger yang fenomenal di kalangan pecinta kuliner orang rakus macam gue, Goliath Burger. Fenomenal karena diameter-nya 22 cm, juga fenomenal karena mereka menawarkan tantangan tipikal di mana peserta yang bisa menghabiskan satu paket goliath burger yang terdiri dari burger segede wajan, french fries segede jempol, dan segelas coke dalam waktu 15 menit gratis!
Untuk menjaga wibawa dan pamor ganteng, akhirnya gue menerima tantangan teman-teman gue buat nyobain tantangan nggak manusiawi ini.
"Oke.. oke.. gue pasti bisa ngabisin segini doang!"
Burger dipotong dalam 6 potongan. Potongan pertama masih dilalui dengan santai. Dalam 2 menit berhasil gue cerna. Potongan kedua, performa mulai menurun, 3 menit lebih gue habiskan buat makan satu potongan burger raksasa. Potongan ketiga, sampe menit ke-15 belum habis juga.
"Sorry, guys, gue nggak sanggup. Maaf gue ngecewain kalian, gue tetap sayang kok sama kalian" *pisau dan garpu beterbangan ke muka*
Pesan moral: jangan kepedean bisa ngabisin makanan seabrek ini dalam 15 menit. Kalau nggak hati-hati bisa meninggal, keselek biji wijen.
Tentang si burger gigantisme

Rasa burger ini cukup enak kok. Bedanya dengan burger biasa, selain daging, sayur, dan mayonnaise, burger ini juga diisi sama telur mata sapi dan nanas. They differ the taste.
Satu paket Goliath Burger yang terdiri dari burger, french fries, dan dua gelas coke dibandrol dengan harga IDR 75,000 (kalau gue nggak salah ingat). Kita bisa request burgernya mau dipotong jadi berapa buat makan rame-rame.
Ya, Mocca akan vakum sementara untuk waktu yang belum bisa ditentukan, karena Arina, sang vokalis (yang manis sekali itu), akan segera menikah dan menetap di Amerika. Begitu kabar yang gue dengar. Beruntung gue kuliah di Bandung, tepatnya di ITB, di mana Mocca cukup sering diundang buat mengisi event-event kampus.
Jum'at, 22 Juli 2011
Gue dapat kabar dari seorang teman bahwa Mocca bakal ngadain surprise farewell gig alias the last secret show nya di Itenas (Institut Teknologi Nasional), Bandung, malam ini. Sebenarnya, dua hari sebelumnya, mereka telah mengadakan official farewell gig di Jakarta. Jadi gig malam ini dalam rangka apa?
Menilik kembali ke belakang, sehari sebelumnya, mereka (Mocca) memberikan clue-clue bahwa mereka bakal ngadain sesuatu via jejaring sosial. Sesuatu apa dan di mana tempat mereka bakal ngadain sesuatu itu harus dipecahkan dengan bantuan clue-clue itu. Beruntung gue punya teman penggemar Mocca sejati dan berhasil merangkai clue-clue tersebut menjadi sebuah informasi berharga: Mocca bakal ngadain The Last Secret Show di Itenas.
Pertanyaan gig ini dalam rangka apa terjawab. Menurut Arina, malam ini semacam napak tilasnya mereka, bukan gig atau konser atau apapun, ini cuma sekedar ngumpul-ngumpul reunian, nge-jam bareng, mengenang kembali tempat di mana mereka pertama kali manggung (FYI, semua personil Mocca, bahkan manajemen mereka di awal-awal adalah almamater Itenas). Buat manggung malam ini juga mereka tanpa persiapan apa-apa, nggak buat list lagu yang bakal dibawakan, nggak ada latihan khusus, semuanya dibiarkan mengalir begitu saja. Bahkan lagu-lagu yang dibawakan adalah lagu-lagu yang di-request sama penonton yang datang malam itu.
Walaupun hujan malam itu nggak santai (ya, Mocca emang identik dengan hujan), suasana malah terasa hangat dengan lagu-lagu yang dibawakan dan interaksi mereka dengan penonton yang benar-benar seperti teman. Arina dengan sikap manisnya yang sama sekali nggak dibuat-buat berhasil memukau penonton (setidaknya gue). Rasanya hampir 20 lagu yang mereka bawakan malam itu.
That was a very sweet farewell gig. I really hope to see you guys gigging again, soon.
P.S: Arina, you are soooo cute I'm gonna die.
Father: "When the waters of the ocean rise to the heavens, they lose their bitterness to become pure again"
Son: "What?"
Father: "The ocean waters evaporate as they rise to the clouds. And as they evaporate, they become fresh. That's why it's better to go on your pilgrimage on foot than horseback; and better on horseback than by car; and better by car than by boat; and better by boat than by plane"



