Showing posts with label Kontemplasi. Show all posts
Come on, man, grow up!
- Leave your comment • Category: Kontemplasi
- Share on Twitter, Facebook, Delicious, Digg, Reddit
Salah satu sifat yang rasanya perlu diubah dariku adalah ketidakbisaan mengekspresikan perasaan. Baik itu perasaan sedih, senang, marah, sayang, apapun itu aku lebih senang memendamnya untuk diri sendiri. Kadang aku ingin sekali mengungkapkan rasa sayang kepada seseorang baik itu teman, keluarga, atau siapapun, tetapi berakhir dengan mengurungkan niat baik itu. Rasanya aku terlalu gengsi atau malu untuk melakukannya. Atau juga ada rasa takut dianggap terlalu berlebihan dan melankolis. Tapi tidak juga. Entahlah.
Mungkin karena aku tumbuh di lingkungan keluarga yang tidak begitu ekspresif, cenderung kaku (namun tidak kehilangan keharmonisan dan romantisme keluarga *smile*). Mungkin. Aku ingin sekali seperti salah satu teman yang bisa mengucapkan selamat kepada teman lain dengan memberikan pelukan, atau seperti teman lainnya yang bisa mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap tingkah laku seseorang yang tidak ia sukai langsung kepada orang tersebut.
Hell, I really wish I were brave enough to do so. Time won't change anything. This is me who have to change it.
- Leave your comment • Category: Kontemplasi
- Share on Twitter, Facebook, Delicious, Digg, Reddit
Khutbah Jum'at buatku pribadi adalah satu hal yang dinanti-nanti. Bukan berarti aku pribadi yang sangat religius, tetapi bagiku, khutbah Jumat yang berkualitas selalu berhasil me-recharge kembali keimanan. Seperti khutbah Jum'at kemarin.
Aku tidak ingat pasti topik khutbahnya, namun sang khatib membahas mengenai 4 doa, yang menurutku benar-benar menjadi doa yang seharusnya dari dulu aku panjatkan kepada-Nya.
- Jauhkanlah hati ini dari ke-tidak-khusyukan.
- Jauhkanlah diri ini dari nafsu yang tidak pernah terpuaskan.
- Jauhkanlah diri ini dari ilmu yang tidak bermanfaat.
- Jauhkanlah diri ini dari do'a-do'a yang tidak pernah Engkau kabulkan.
- Leave your comment • Category: Kontemplasi
- Share on Twitter, Facebook, Delicious, Digg, Reddit
Thanks, Allah, for everything, for every single thing. It's innumerable.
by Febryo on Friday, April 22, 2011
- Leave your comment • Category: Kontemplasi
- Share on Twitter, Facebook, Delicious, Digg, Reddit
My friend said, feelings are there to be felt, not to be thought. You simply can't feel when you still use your brain. Yes, all we need is an open heart.
- Leave your comment • Category: Kontemplasi
- Share on Twitter, Facebook, Delicious, Digg, Reddit
Mungkin terdengar basi, tapi entah kenapa saya selalu ingat dengan kalimat ini: Kalau mau dihargai orang, kita harus menghargai orang terlebih dahulu, yang juga berlaku buat: kalau menilai jelek orang lain, coba lihat dan nilai diri kamu dulu.
Yah sekedar mengingatkan aja, termasuk buat diri saya sendiri, mungkin kita sering lupa dengan hal-hal kecil begini.
- Leave your comment • Category: Kontemplasi
- Share on Twitter, Facebook, Delicious, Digg, Reddit
